Suasana Kegiatan MPKB diraung kelas
LAMPUNG TENGAH – Memasuki Tahun Ajaran Baru 2025/2026, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cendikia Lampung Tengah menggelar kegiatan Masa Pengenalan Kebutuhan Belajar (MPKB) pada 25–26 Juli 2025. Bertempat di lingkungan sekolah, kegiatan ini berlangsung selama dua hari penuh dan diikuti 58 siswa dari berbagai jenjang, baik siswa baru maupun pindahan.
Suasana kegiatan terasa meriah dan penuh antusiasme. Para peserta didik terlihat aktif mengikuti setiap sesi, yang dirancang untuk mengenalkan mereka pada berbagai aspek penting dalam proses belajar di jalur pendidikan non-formal.
Materi yang disampaikan dalam MPKB mencakup pengenalan tata tertib sekolah, layanan pembelajaran, strategi belajar berbasis kebutuhan, hingga topik krusial seperti kenakalan remaja dan hak-hak anak. Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya perwakilan dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Punggur, akademisi dari Universitas Islam Lampung, serta beberapa praktisi pendidikan lainnya.
Selain sesi materi, para siswa juga mengikuti diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh para tutor PKBM. Pendekatan partisipatif ini diharapkan mampu membangun kepercayaan diri peserta didik dalam mengekspresikan gagasan dan mengenali potensi diri masing-masing.
Kegiatan MPKB juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Dwi Zuniarti Sanjaya, S.Sos., M.M, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyelenggaraan pendidikan non-formal yang tertib administrasi dan sesuai regulasi.
“Pendidikan non-formal seperti ini memiliki peran strategis dalam memberikan kesempatan belajar yang inklusif. Saya harap PKBM Cendikia terus menjaga kualitas pembelajarannya dan patuh pada aturan yang berlaku,” ujar Dwi Zuniarti.
Sementara itu, Ajis Asep Rahmatullah, S.E, Kepala PKBM Cendikia, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi titik awal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi pembelajar mandiri yang berprestasi.
“Kami ingin peserta didik lebih mengenal diri mereka, menemukan cara belajar yang tepat, dan memulai tahun ajaran ini dengan semangat baru. MPKB bukan hanya pengenalan, tapi juga pembekalan,” ujar Ajis.
Dengan selesainya kegiatan MPKB, pihak sekolah berharap seluruh siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bagian dari misi PKBM Cendikia mencetak generasi pembelajar sepanjang hayat.
Laporan : Nando Setiawan